Satria Hadi Lubis
Kembali ke artikel

Bisakah Masuk Surga Tanpa Ridho Suami?

·3 menit baca

PERTANYAAN ini sering terdengar sederhana, tapi sesungguhnya sangat dalam : Bisakah seorang istri masuk surga jika suaminya tidak ridho kepadanya?


Jawabannya tidak bisa disederhanakan hanya dengan “ya” atau “tidak”. Islam adalah agama yang adil, penuh hikmah, dan tidak pernah menzalimi siapa pun. Namun, mari kita mulai dari sebuah hadits yang sangat terkenal.


Rasulullah saw bersabda:

"Jika seorang wanita meninggal dunia sementara suaminya ridho kepadanya, maka ia akan masuk surga." (HR. Tirmidzi)


Hadits ini menunjukkan betapa besar posisi ridho suami dalam kehidupan seorang istri. Bahkan dalam hadits lain disebutkan :


"Seandainya aku boleh memerintahkan seseorang sujud kepada orang lain, niscaya aku perintahkan seorang istri sujud kepada suaminya." (HR. Tirmidzi)


Ini bukan tentang merendahkan wanita, tapi tentang menegaskan betapa pentingnya keharmonisan dan ketaatan kepada suami dalam rumah tangga. Namun apakah berarti tanpa ridho suami maka seorang istri tidak bisa masuk surga?


Jawabannya tidak sesederhana itu. Islam tidak pernah menutup pintu surga hanya karena satu aspek, apalagi jika ada kezaliman di dalamnya.


Jika seorang suami tidak ridho karena istri durhaka, membangkang, atau meremehkan kewajibannya, maka ini perkara serius. Ia harus bertaubat dan memperbaiki diri.

Namun jika suami tidak ridho padahal suami zalim atau suami menuntut hal yang melanggar syariat atau suami tidak adil atau menyakiti tanpa sebab. Maka dalam kondisi ini, ridho suami bukanlah ukuran mutlak.


Rasulullah saw bersabda:

"Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam maksiat kepada Khaliq." (HR. Ahmad)


Artinya, seorang istri tidak wajib taat jika diperintah dalam kemaksiatan atau dizalimi. Yang penting adalah mencari ridho Allah. Ridho suami itu penting, tapi ridho Allah tetap yang utama.


Seorang istri yang menjaga shalatnya, menjaga kehormatannya, taat kepada Allah dan berusaha menjadi istri yang baik, insya Allah ia berada di jalan menuju surga.


"Jika seorang wanita shalat lima waktu, berpuasa Ramadhan, menjaga kehormatannya, dan taat kepada suaminya, maka dikatakan kepadanya : masuklah ke dalam surga dari pintu mana saja yang kamu kehendaki." (HR. Ahmad)


Namun tetap jangan remehkan ridho suami. Kadang sulit mendapatkan surga itu bukan karena perkara besar, tapi karena perkara kecil yang istri abaikan terus menerus. Misalnya, suka berbicara kasar kepada suami, mengabaikan kebutuhan suami, atau membantah suami tanpa adab.


Kesimpulannya, masuk surga bagi seorang istri bukan semata karena ridho suami. Namun meremehkan ridho suami juga bisa menjadi penghalang menuju surga. 


Jalan terbaiknya adalah seorang istri harus taat kepada Allah sambil berusaha meraih ridho suami. Karena pada akhirnya bukan suami yang menentukan surga kita, tetapi Allah SWT. Dan ridho suami—jika diraih dengan benar— adalah salah satu jalan tercepat menuju ridho-Nya.

Bagikan:WhatsApp

Tulisan Lainnya