Kembali ke artikel
Jangan Terjebak Mencari Uang, Walau Hidup Susah
·2 menit baca
JANGAN TERJEBAK MENCARI UANG, WALAU HIDUP SUSAH
By. Satria hadi lubis
HIDUP memang tidak selalu mudah. Harga kebutuhan naik. Tanggung jawab bertambah. Anak butuh sekolah. Orang tua butuh perhatian. Tagihan datang tanpa kompromi. Di titik itu, banyak orang mulai berkata, “Yang penting cari uang dulu. Urusan lain belakangan.”
Lalu tanpa sadar, hidup berubah arah. Bukan lagi mencari ridha Allah, tapi mengejar nominal. Bukan lagi menata hati, tapi menata pemasukan. Bahkan bukan lagi bertanya “halal atau tidak?”, tapi “untung atau tidak?”
Padahal, tidak ada satu pun ayat dalam Al-Qur’an yang memerintahkan kita menjadikan uang sebagai tujuan hidup.
Yang Allah perintahkan kepada kita adalah bertakwa, sehingga mendapatkan rezeki dari arah yang tak disangka-sangka.
“Barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.” (QS. Ath-Thalaq: 2-3)
Perhatikan… jalan keluar dulu dengan bertaqwa, baru dapat rezeki. Bukan sebaliknya.
Banyak orang terjebak. Karena merasa hidup susah, ia menghalalkan segala cara. Pinjam sana-sini tanpa niat bayar. Ambil yang bukan haknya.
Bekerja siang malam sampai lupa shalat, lupa keluarga, lupa berdakwah dan ikut tarbiyah, hingga lupa akhirat. Ia kira sedang menyelamatkan hidupnya. Padahal pelan-pelan ia sedang menenggelamkan dirinya sendiri.
Ketahuilah... uang itu alat. Bukan tujuan. Kalau alat dijadikan tujuan, hidup jadi salah arah. Ironisnya, tidak sedikit yang sudah mendapatkan uang banyak, tapi hidupnya tetap gelisah. Sebab ketenangan bukan berasal dari angka di rekening, tapi berasal dari hati yang dekat dengan Allah.
Hidup susah itu ujian. Tapi menghabiskan waktu untuk mencari uang juga ujian. Apalagi dengan menghalalkan segala cara. Ingat… kemiskinan tidak pernah menghinakan seseorang. Yang menghinakan adalah ketika kita menjual iman demi rupiah.
Kalau hari ini hidup terasa berat, perbanyaklah sujud, bukan panik. Perbanyaklah istighfar, bukan nekat. Karena rezeki bukan soal cepat atau lambat. Rezeki soal berkah atau tidak.
Dan sering kali, sedikit yang berkah jauh lebih menenangkan
daripada banyak yang penuh masalah.
Jangan terjebak mencari uang, walau hidup susah.
Carilah Allah, maka uang akan mengikuti sesuai kadar yang Dia tetapkan. Sebab yang kita butuhkan bukan sekadar kaya, tapi selamat dunia akhirat.
Bagikan:WhatsApp