Satria Hadi Lubis
Kembali ke artikel

Syarat Bertobat

·3 menit baca

(Renungan dari QS An-Nisa: 146)
By. Satria hadi lubis
ADA malam dalam Ramadhan yang disebut malam kesempatan bertobat.
Malam ketika Allah membuka pintu seluas-luasnya bagi manusia untuk kembali.
Malam itu adalah Lailatul Qadr.
Di malam itu, Rasulullah saw mengajarkan sebuah doa yang sangat sederhana, tetapi sangat dalam maknanya :
“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.”
(Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan mencintai orang yang meminta maaf, maka maafkanlah aku)
Doa itu seperti pengakuan seorang hamba yang lelah dengan dosa-dosanya.
Seorang hamba yang sadar bahwa hidupnya terlalu banyak salah.
Seorang hamba yang ingin memulai kembali.
Namun Al-Qur’an mengingatkan kita bahwa tobat bukan hanya ucapan. Dalam al Qur'an surah An-Nisa ayat 146, Allah menyebutkan syarat orang yang benar-benar kembali kepada-Nya :
"Kecuali, orang-orang yang bertobat, memperbaiki diri, berpegang teguh pada (agama) Allah, dan dengan ikhlas (menjalankan) agama mereka karena Allah, mereka itu bersama orang-orang mukmin. Kelak Allah akan memberikan pahala yang besar kepada orang-orang mukmin."
Ayat ini memberi kita empat syarat bertobat agar tobat kita diterima Allah SWT :
Pertama, bertobat sungguh-sungguh (taubatan nasuha).
Yaitu menyesali dosa dengan hati yang jujur. Ada rasa malu kepada Allah. Ada rasa sedih karena terlalu lama jauh dari-Nya. Ada tekad untuk tidak mengulanginya kembali.
"Wahai orang-orang yang beriman, bertobatlah kepada Allah dengan tobat yang semurni-murninya." (Qs. At Tahrim ayat ....)
Kedua, memperbaiki diri.
Ini yang sering terlupakan. Tobat bukan hanya menangis menyesali dosa-dosa, tetapi mengubah hidup setelahnya. Yang dulu meninggalkan shalat mulai menjaga shalat. Yang dulu ringan berbuat dosa mulai menahan diri. Yang dulu jauh dari Al-Qur’an mulai mendekat kepadanya.
Hijrah dari kehidupan sekuler yang hanya menempatkan Islam sebagai ritual belaka berubah menjadikan Islam sebagai undang-undang kehidupan.
Menurut Al-Qurtubi, ayat ini menunjukkan bahwa tobat harus disertai perubahan nyata. Tidak cukup hanya menyesal di dalam hati, tetapi harus ada perbaikan perilaku dalam memperbaiki hubungan dengan Allah melalui ibadah, serta memperbaiki hubungan dengan manusia dengan meninggalkan kezaliman dan dosa.
Ketiga, berpegang teguh kepada Allah.
Artinya hidup tidak lagi bergantung pada kekuatan diri sendiri. Hati belajar bersandar kepada Allah. Ketika lemah, kembali berdoa. Ketika jatuh, kembali memohon pertolongan.
Menurut Al-Thabari, kata “berpegang teguh kepada Allah” berarti menjadikan Allah sebagai tempat perlindungan dan sandaran utama dalam hidup. Orang yang bertobat tak lagi bergantung pada kekuatan dirinya atau orang lain, tetapi selalu memohon pertolongan Allah agar tetap istiqamah dalam iman.
Keempat, memurnikan niat hanya untuk Allah.
Tidak lagi beribadah karena pujian manusia. Tidak lagi berbuat baik agar dilihat orang. Semua dilakukan hanya karena ingin dicintai Allah.
Menurut tafsir As-Sa'di, ayat ini menunjukkan bahwa keikhlasan adalah inti dari tobat. Ketika seseorang memurnikan agamanya hanya untuk Allah, maka kemunafikan akan hilang dari hatinya.
Beliau juga menekankan bahwa keempat syarat dalam ayat ini saling berkaitan :
Tobat membersihkan masa lalu,
Perbaikan amal membangun masa kini,
Berpegang kepada Allah menjaga masa depan,
Dan keikhlasan menjaga nilai seluruh amal.
Maka Lailatul Qadr sebenarnya malam pertobatan bagi hidup kita.
Di malam itu kita berjanji kepada Allah.
Berjanji ingin berubah.
Berjanji ingin menjadi hamba yang lebih baik.
Tetapi janji itu akan diuji setelah Ramadhan berlalu.
Apakah shalat kita tetap terjaga?
Apakah Al-Qur’an masih kita baca?
Apakah dosa-dosa lama kita tinggalkan?
Dan apakah dakwah telah kita lakukan?
Karena tobat yang benar bukan diukur dari seberapa banyak air mata saat Ramadhan, tetapi dari seberapa banyak perubahan setelah Ramadhan.
Semoga Ramadhan kali ini bukan hanya membuat kita menangis khusyu', tetapi juga membuat kita berubah lebih bertaqwa di bulan-bulan setelah Ramadhan.

Bagikan:WhatsApp