Satria Hadi Lubis
Kembali ke artikel

Mengapa Kita Perlu Ikut Tarbiyah (Mentoring)?

·3 menit baca

BANYAK orang ingin menjadi baik, tetapi tidak semua mampu istiqamah sendirian. Semangat iman kadang naik turun. Ada masa rajin ibadah, ada masa futur. Ada masa dekat dengan Al-Qur’an, ada masa sibuk dengan dunia.


Karena itulah seorang muslim membutuhkan tarbiyah, ikut ngaji, halaqah, atau mentoring. Bukan sekadar tempat belajar ilmu, tetapi tempat menjaga iman dan memperbaiki diri bersama-sama dalam semangat ukhuwah.


Beberapa alasan mengapa kita perlu ikut tarbiyah (mentoring) Islam adalah :


1. Karena iman manusia naik dan turun.

Tidak ada manusia yang imannya selalu stabil. Bahkan para sahabat pun mengalami futur. Rasulullah saw bersabda:


“Sesungguhnya iman itu bisa usang di dalam hati salah seorang di antara kalian sebagaimana pakaian menjadi usang.” (HR. Al-Hakim)


Karena itu iman perlu diperbarui. Tarbiyah membantu kita tetap dekat dengan ilmu, nasihat, dan lingkungan yang mengingatkan kepada Allah.


2. Karena manusia sangat dipengaruhi lingkungannya.

Allah Ta’ala berfirman:


“Dan bersabarlah engkau bersama orang-orang yang menyeru Tuhannya pada pagi dan petang hari…” (QS. Al-Kahfi: 28)


Ayat ini menunjukkan pentingnya bersama lingkungan orang saleh. Rasulullah saw juga bersabda:


“Seseorang tergantung agama teman dekatnya. Maka lihatlah dengan siapa ia berteman.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)


Jika lingkungan kita dipenuhi maksiat, lalai, dan cinta dunia, maka hati kita pun mudah ikut rusak. Sebaliknya, lingkungan tarbiyah atau pengajian membantu kita tetap menjaga iman.


3. Karena kita butuh saling menasihati.

Allah SWT berfirman:


“Demi masa. Sesungguhnya manusia benar-benar dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman, beramal saleh, saling menasihati dalam kebenaran dan saling menasihati dalam kesabaran.” (QS. Al-‘Ashr: 1–3)


Dalam perjalanan hidup, manusia sering lemah dan lupa. Tarbiyah menghadirkan sahabat yang mengingatkan ketika kita lalai dan menguatkan ketika kita jatuh.


4. Karena ilmu saja tidak cukup tanpa pembinaan.

Banyak orang tahu mana halal dan haram, tetapi sulit mengamalkannya karena tidak punya lingkungan yang membimbingnya. 


Rasulullah saw tidak hanya mengajarkan ilmu kepada sahabat, tetapi juga membina mereka hingga menjadi generasi terbaik. Allah Ta’ala berfirman:


“Dia membacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, menyucikan mereka, dan mengajarkan kepada mereka Kitab dan Hikmah.” (QS. Al-Jumu’ah: 2)


Tarbiyah bukan hanya transfer ilmu, tetapi juga proses memperbaiki hati dan akhlak secara konkrit.


5. Karena kita tidak akan kuat berjalan sendirian.

Rasulullah saw bersabda:


“Mukmin yang satu dengan mukmin lainnya seperti bangunan yang saling menguatkan.” (HR. Bukhari dan Muslim)


Dalam tarbiyah, kita belajar bahwa perjuangan menuju surga tidak dijalani sendirian. Ada saudara yang membantu, mendoakan, dan menguatkan.


6. Karena dunia hari ini penuh fitnah.

Hari ini media sosial begitu kuat mempengaruhi manusia. Maksiat dianggap biasa, aurat diumbar, dosa dijadikan hiburan, dan gaya hidup jauh dari agama dianggap keren.


Jika tidak punya lingkungan yang menjaga, seseorang mudah terbawa arus. Karena itu tarbiyah menjadi benteng agar hati tetap hidup.


7. Karena tarbiyah melatih kita menjadi muslim yang bermanfaat.

Tarbiyah bukan hanya membuat seseorang rajin ibadah secara pribadi, tetapi juga peduli kepada umat. Kita belajar dakwah, belajar membantu sesama, belajar memikirkan umat, dan belajar menjadi manusia yang membawa manfaat.

Rasulullah saw bersabda:


“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.” (HR. Ahmad)


8. Karena istiqamah lebih mudah bersama komunitas kebaikan.

Sendirian, seseorang mudah futur. Tetapi bersama komunitas yang baik, semangat ibadah lebih terjaga.


Saat malas, ada yang mengingatkan.

Saat sedih, ada yang menguatkan.

Saat jatuh, ada yang menarik kembali kepada Allah.

Itulah nikmatnya memiliki lingkungan tarbiyah.


“Dan tolong-menolonglah kalian dalam kebaikan dan takwa.” (QS. Al-Ma’idah: 2)


Tarbiyah atau mentoring, bisa juga disebut halaqoh atau pengajian adalah salah satu bentuk tolong-menolong dalam menjaga iman dan amal. Cari dan hubungi muslim yang aktif dalam tarbiyah agar kita bisa diikutsertakan dalam gerakan kebaikan tersebut. 


Karena ketahuilah, perjalanan menuju surga terlalu berat jika ditempuh sendirian.

Bagikan:WhatsApp

Tulisan Lainnya