Satria Hadi Lubis
Kembali ke artikel

Berbuat Baiklah, Sebagaimana Allah Berbuat Baik Kepadamu

·2 menit baca

KADANG kita sibuk menghitung kebaikan orang lain kepada kita. Siapa yang paling berjasa, siapa yang paling perhatian, siapa yang layak kita balas. Padahal, kalau mau jujur sebentar saja…yang paling banyak berbuat baik kepada kita bukan manusia, tapi Allah SWT.


Allah memberi kita hidup, tanpa kita minta. Memberi napas, tanpa kita bayar. Memberi rezeki, bahkan saat kita lalai, bermaksiat, dan lupa bersyukur. Dalam Al-Qur’an, Allah mengingatkan dengan lembut namun tegas :


“Dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu.” (QS. Al-Qashash: 77)


Ayat ini seperti cermin. Allah tidak sedang menuntut kita menjadi malaikat. Allah SWT hanya berkata : balaslah kebaikan-Ku dengan kebaikanmu kepada sesama manusia.


Kalau Allah menutup aib kita setiap hari, mengapa kita begitu mudah membuka aib orang lain?

Kalau Allah sabar menunggu taubat kita, mengapa kita cepat sekali memutus silaturahmi?

Kalau Allah memberi rezeki tanpa melihat masa lalu kita,

mengapa kita pelit menolong hanya karena orang itu “tidak pantas” menurut versi kita?


Berbuat baik itu bukan karena orang lain layak. Berbuat baik itu karena Allah sudah lebih dulu baik kepada kita. Mungkin kita tidak mampu memberi harta, tapi kita bisa memberi senyum. Mungkin tidak bisa menyelesaikan masalah orang lain, tapi kita bisa mendengarkan tanpa menghakimi. Kita mungkin tidak mampu mengubah dunia, tapi kita bisa membuat hari seseorang terasa lebih ringan.


Jadi, tetaplah berbuat baik. Sebab tidak ada satu pun kebaikan kita yang hilang. Kalau tidak dibalas manusia, ia disimpan rapi oleh Allah dan suatu ketika akan dibalas-Nya. Karena sejatinya, kebaikan kita kepada makhluk adalah bentuk syukur kita kepada Sang Pencipta.


Maka hari ini, sebelum kita menuntut dunia lebih adil kepada kita, mari bertanya berbisik pada diri sendiri : “Sudahkah aku berbuat baik, sebagaimana Allah tak pernah lelah berbuat baik kepadaku?” Semoga kita termasuk orang-orang yang membalas nikmat Allah dengan kebaikan, bukan kelalaian.

Bagikan:WhatsApp

Tulisan Lainnya